titisan hujan lebat membasahi bumi
di kala pulang dari mencari rezeki
kesesakan lalulintas tidak terperi
kesabaran diri teruji lagi

tetapi tidak sederas air mata membasahi pipi
mengalir laju tanpa henti
kesedihan tidak dapat dibendung lagi
air mata peneman diri

entah di mana silapnya
entah di mana kurangnya

hingga terdetik di hati ini
apalah dosa diri ini

hati ini terlalu hiba
mengenang nasib datang menimpa
rasa tidak tertanggung menderita
dugaan demi dugaan datang menerpa

seolah tidak berpijak di bumi yang nyata
ibarat dicucuk jarum sehingga berdarah tidak terasa sakitnya

ingin kuberlari jauh dari sini
menjauhkan diri dari mimpi yang tidak pasti
tidak sanggup untuk bersedih lagi
ke mana harus kupergi
ke tempat yang boleh membahagiakan diri

cahaya sinar yang dinanti
belum muncul sehingga kini
harus cekal kuatkan diri ini
teruskan kehidupan di kemudian hari

andai boleh diundurkan masa
ingin kuperbetulkan kesilapan lama
andai ini sudah ketentuanNya
takdir ini kuterima dengan redhanya

puisi yang sangat sedih dari Mia... tolong doakan Mia ya...